038685300_1518775776-20180216-Anies-dan-Sandi-Bergantian-Sambangi-Vihara-Dharma-Bakti-Gempur-4

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera merilis peraturan gubernur (pergub) baru tentang kepariwisataan di Ibu Kota. Pergub baru itu akan mengatur berbagai hal, termasuk pengurusan tanda daftar usaha pariwisata (TDUP), pengawasan, hingga sanksi.

“Pergubnya sedang disiapkan dan akan keluar. Insyaallah ditandatangani hari ini,” ujarnya di Balai Kota Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Menurut Anies, penyusunan pergub tersebut merupakan turunan dari Peraturan Menteri Pariwisata No 18/2018 tentang Izin Usaha Pariwisata. Pada pergub baru itu terdapat perbedaan krusial dengan pergub sebelumnya, yakni soal pengajuan TDUP.

Jika sebelumnya pengusaha mengajukan TDUP untuk masing-masing unit usaha, maka sekarang izin disederhanakan sehingga menjadi satu kesatuan.

Anies mencontohkan, bila satu tempat memiliki beberapa unit usaha, misalnya hotel, griya pijat, dan karaoke maka izin TDUP untuk tiap jenis usaha dipisah.

“Kalau sekarang menjadi satu. Aturan ini membuat proses perizinan lebih sederhana. Jika semua usaha ditangani satu manajemen dan terletak di lokasi yang sama, maka izinnya satu saja,” ujarnya

Anies menyebut, aturan baru itu bertujuan untuk memangkas birokrasi dan mempermudah pelaku usaha pariwisata serta memudahkan pengawasan

“Pengawasan lebih mudah. Kalau seperti sekarang ada satu usaha melanggar aturan tetapi yang lain enggak, penegakan hukumnya susah,” tandasnya.

Baja Juga

News Feed

Survei: Muslimah Dinilai Lebih Mendukung Kebebasan Beragama

Tue, 27 Mar 2018 01:12:07am

Jakarta - Muslimah Indonesia disurvei soal pandangan toleransinya. Dibanding muslim, ternyata muslimah lebih unggul dalam beberapa aspek soal...

Survei: Mayoritas Muslim Indonesia Antiormas Radikal, yang Pro 9%

Tue, 27 Mar 2018 01:12:04am

Jakarta - Survei nasional menunjukkan muslim Indonesia tak suka terhadap ormas radikal. Bahkan jumlah mereka lebih dari setengah responden. Ini...

Poltracking: Elektabilitas PDIP Tertinggi, Diikuti Gerindra-Golkar

Tue, 27 Mar 2018 01:12:02am

Jakarta - Survei nasional yang diadakan Poltracking Indonesia menunjukkan mayoritas responden memilih PDIP bila Pemilu Legislatif digelar saat ini....

Survei Poltracking: AHY Cawapres Terkuat untuk Jokowi Maupun Prabowo

Tue, 27 Mar 2018 01:11:59am

Jakarta - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi kandidat calon wakil presiden dengan elektabilitas tertinggi. AHY mengungguli nama-nama lain, tak...

Poltracking: Jokowi dan Prabowo Capres Terkuat, Pertarungan di Cawapres

Tue, 27 Mar 2018 01:01:23am

Jakarta - Hingga saat ini, hanya ada 2 nama kandidat calon presiden 2019 yang disebut memiliki tingkat keterpilihan yang mumpuni. Dua kandidat capres...

Tiga Nama yang Diprediksi Bersaing Ketat Jadi Cawapres 2019

Tue, 27 Mar 2018 01:01:20am

JAKARTA, KOMPAS.com — Bila nama calon presiden 2019 mencuat kepada dua nama yakni, Jokowi dan Prabowo, lain halnya dengan calon wakil...

Survei Kompas: Elektabilitas Deddy-Dedi Salip Ridwan Kamil-Uu

Tue, 27 Mar 2018 01:01:17am

Bandung - Pasangan Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi (DM4) memuncaki hasil survei elektabilitas terbaru Pilgub Jabar. Elektabilitas Deddy - Dedi mencapai...

Survei “Kompas”: Pilkada Jatim, Elektabilitas Khofifah dan Gus Ipul Hanya Selisih 0,5 Persen

Tue, 27 Mar 2018 01:01:15am

KOMPAS.com — Jelang Pilkada Jawa Timur 2018, persaingan dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di daerah ini kian ketat. Hasil...

Survei Poltracking: Khofifah-Emil 42,4%, Gus Ipul-Puti 35,8%

Tue, 27 Mar 2018 01:01:11am

Jakarta - Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terhadap calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Jatim 2018. Hasilnya, pasangan...

Survei Polmark Indonesia: Pilkada Jatim, Gus Ipul Raih 42,7 Persen, Khofifah 27,2 Persen

Tue, 27 Mar 2018 12:48:39am

  SURABAYA, KOMPAS.com — Polmark Indonesia merilis hasil survei Pilkada Jatim 2018 di Surabaya, Rabu (14/3/2018). Elektabilitas pasangan...