Bisnis Walmart Tersandung Toko Online

Tue, 13 Mar 2018 04:34:03am
walmart

Walmart mengakui bahwa toko konvensional yang mereka miliki akan sulit untuk bisa bersaing secara langsung dengan Amazon. Saat ini perusahaan tersebut tengah menyiapkan strategi agar tak ketinggalan di bisnis online.

Dikutip dari CNN Money, Rabu (21/2/2018), peritel terbesar di AS tersebut sebenarnya mengalami pertumbuhan yang tinggi dari unit bisnis online.

Namun, porsi dari unit bisnis online tersebut hanya mewakili sebagian kecil dari penjualan sepanjang 2017 yang tercatat US$ 500 miliar.

Bahkan pada kuartal terakhir 2017 kemarin, unit bisnis online mengalami perlambatan. Penjualan online pada kuartal terakhir 2017 tanya tumbuh 23 persen saja. Sedangkan pada kuartal sebelumnya bisa mencapai 50 persen.

CEO Walmart Doug McMillon menjelaskan, meskipun penjualan perusahaan tumbuh positif pada 2017 lalu tetapi margin keuntungannya menipis.

Alasannya, Walmart harus menurunkan harga agar bisa bersaing dengan Amazon. Margin yang turun tersebut menbuat pendapatan perusahaan turun 42 persen di kuartal IV.

Padahal pada kuartal tersebut ada musim belanja yang seharusnya bisa mendorong kinerja. “Ini bukan kompetisi yang biasa bagi kami,” jelas dia mengomentari persaingan dengan Amazon.

Namun McMillon cukup optimistis ke depan karena perusahaan sedang menyiapkan strategi mengahdapi persaingan tersebut.

Wall Street tersungkur. Indeks acuan Amerika Serikat (AS) Dow Jones Industrial Average (DJIA) dan S&P 500 terjatuh pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta) setelah sebelumnya meraih penguatan dalam enam sesi berturut-turut.

Pendorong pelemahan indeks acuan tersebut karena penurunan tajam saham Walmart.

Indeks acuan Nasdaq Composite pun juga melemah tetapi tak terlalu besar karena terbantu kenaikan saham-saham blue chip salah satunya adalah Amazon.

Mengutip Reuters, Rabu (21/2/2018), Dow Jones Industrial Average turun 254,63 poin atau 1,01 persen menjadi 24.964,75. Indeks S&P 500 kehilangan 15,96 poin atau 0,58 persen menjadi 2.716,26.

Sedangkan Nasdaq Composite turun 5,16 poin atau 0,07 persen menjadi 7.234,31.

Walmart yang merupakan perusahaan peritel terbesar di AS melaporkan bahwa laba yang mereka bukukan lebih rendah dari perkiraan pasar dan mencatatkan penurunan tajam pada penjualan online selama masa liburan musim dingin kemarin.

Saham Walmart merosot 10,2 persen, dan mengalami penurunan persentase terbesar sejak Januari 1988.

Baja Juga

News Feed

Survei: Muslimah Dinilai Lebih Mendukung Kebebasan Beragama

Tue, 27 Mar 2018 01:12:07am

Jakarta - Muslimah Indonesia disurvei soal pandangan toleransinya. Dibanding muslim, ternyata muslimah lebih unggul dalam beberapa aspek soal...

Survei: Mayoritas Muslim Indonesia Antiormas Radikal, yang Pro 9%

Tue, 27 Mar 2018 01:12:04am

Jakarta - Survei nasional menunjukkan muslim Indonesia tak suka terhadap ormas radikal. Bahkan jumlah mereka lebih dari setengah responden. Ini...

Poltracking: Elektabilitas PDIP Tertinggi, Diikuti Gerindra-Golkar

Tue, 27 Mar 2018 01:12:02am

Jakarta - Survei nasional yang diadakan Poltracking Indonesia menunjukkan mayoritas responden memilih PDIP bila Pemilu Legislatif digelar saat ini....

Survei Poltracking: AHY Cawapres Terkuat untuk Jokowi Maupun Prabowo

Tue, 27 Mar 2018 01:11:59am

Jakarta - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi kandidat calon wakil presiden dengan elektabilitas tertinggi. AHY mengungguli nama-nama lain, tak...

Poltracking: Jokowi dan Prabowo Capres Terkuat, Pertarungan di Cawapres

Tue, 27 Mar 2018 01:01:23am

Jakarta - Hingga saat ini, hanya ada 2 nama kandidat calon presiden 2019 yang disebut memiliki tingkat keterpilihan yang mumpuni. Dua kandidat capres...

Tiga Nama yang Diprediksi Bersaing Ketat Jadi Cawapres 2019

Tue, 27 Mar 2018 01:01:20am

JAKARTA, KOMPAS.com — Bila nama calon presiden 2019 mencuat kepada dua nama yakni, Jokowi dan Prabowo, lain halnya dengan calon wakil...

Survei Kompas: Elektabilitas Deddy-Dedi Salip Ridwan Kamil-Uu

Tue, 27 Mar 2018 01:01:17am

Bandung - Pasangan Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi (DM4) memuncaki hasil survei elektabilitas terbaru Pilgub Jabar. Elektabilitas Deddy - Dedi mencapai...

Survei “Kompas”: Pilkada Jatim, Elektabilitas Khofifah dan Gus Ipul Hanya Selisih 0,5 Persen

Tue, 27 Mar 2018 01:01:15am

KOMPAS.com — Jelang Pilkada Jawa Timur 2018, persaingan dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di daerah ini kian ketat. Hasil...

Survei Poltracking: Khofifah-Emil 42,4%, Gus Ipul-Puti 35,8%

Tue, 27 Mar 2018 01:01:11am

Jakarta - Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terhadap calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Jatim 2018. Hasilnya, pasangan...

Survei Polmark Indonesia: Pilkada Jatim, Gus Ipul Raih 42,7 Persen, Khofifah 27,2 Persen

Tue, 27 Mar 2018 12:48:39am

  SURABAYA, KOMPAS.com — Polmark Indonesia merilis hasil survei Pilkada Jatim 2018 di Surabaya, Rabu (14/3/2018). Elektabilitas pasangan...