Launching Kolaborasi LP. Ma'arif NU dan Huawei Indonesia, 9 April 2018 di Kantor PBNU Kramat Raya Jakarta

 

Jakarta, 9 April 2018 PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia) dan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) sepakat untuk berkolaborasi dan akan melatih peserta didik tingkat SMA, SMK dan MA yang berasal dari 12 sekolah di bawah LP Ma’arif lewat program SmartGen: Smart Community yang akan dilaksanakan pada April – Agustus 2018.

Program tersebut secara resmi diluncurkan di Jakarta, Senin, yang ditandai oleh kerja sama MoU antara Direktur SDM Huawei Indonesia Dani K. Ristandi dan Ketua LP Ma’arif NU K.H. Arifin Junaidi, serta turut disaksikan oleh Rais Aam PBNU, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, MA, dan Menpora RI Imam Nahrawi, yang diwakili oleh Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI, Dr. Asrorun Ni’am Sholeh.

Program pelatihan tersebut akan menargetkan 300 siswa dan membekali mereka dengan pengetahuan teknologi informasi dasar serta bagaimana menjadi warga negara digital yang baik. Program tersebut sejalan dengan semangat LP Ma’arif NU untuk memperkuat siswa dengan pengetahuan dasar TIK sekaligus membangun karakter peserta didik.

Direktur SDM Huawei Indonesia, Dani K. Ristandi mengatakan: “Dengan semangat pengembangan dan pembinaan anak-anak muda Indonesia, Huawei bangga mengumumkan kerja sama dengan LP Ma’arif sekaligus sebagai jalinan silaturahim yang erat dengan komunitas muslim. Menghadapi dunia yang serba cerdas, kami meyakini bahwa para siswa sekolah yang berada di bawah binaan LP Ma’arif ini dapat menyerap manfaat dari pengetahuan tentang teknologi masa depan seperti 5G, IoT dan kecerdasan buatan (AI).”

Ketua LP Ma’arif NU KH. Arifin Junaidi juga mengatakan, “era digital telah mendominasi zaman now. Ini tantangan besar bagi NU, wabil khusus bagi Lembaga Pendidikan Maarif yang menaungi satuan pendidikan NU. Bisa anda cermati trend saat ini, misalnya jenis-jenis pekerjaan akan banyak gulung tikar dan akan digantikan kompetensi baru yang berbasis ICT. Usia NU yang tak lama lagi akan menginjak satu abad tentu memerlukan investasi besar-besaran terutama di sektor pendidikan dalam rangka mengakselerasi tingkat kualitas peserta didik  (SDM) menyongsong generasi emas 2030, suatu generasi yang diharapkan memiliki keutuhan kompetensi yang bersumbu pada tiga pilar, yaitu attitude, skill, dan knowledge.

Mencermati kecenderungan itu, lanjut KH. Arifin, LP Maarif NU menganggap penting untuk bersinergi dengan banyak pihak dalam rangka mengakselerasi pendidikan yang lebih berkualitas agar kita hadir sebagai generasi penantang zaman. Salah satunya adalah sinergi LP. Ma’arif NU dengan Huawei Indonesia yang telah bersepakat untuk berkolaborasi dalam rangka penguatan pendidikan vokasi di bidang ICT dan pendidikan karakter bagi peserta didik di lingkungan satuan pendidikan LP. Maarif NU. Hal itu sebagai salah satu langkah untuk menyiapkan generasi NU dalam memasuki abad ke II yang akan ditandai dengan interaksi sosial yang berbasis pada internet of things dan internet for everything.

 

Kolaborasi LP. Ma’arif NU dan Huawei Indonesia akan berlangsung selama April-Agustus 2018 di 12 sekolah dari lingkungan satuan pendidikan LP Ma’arif NU yang berbasis di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. Sebagai bagian dari kerja sama itu, Huawei juga mendonasikan laptop kepada LP Ma’arif NU sehingga diharapkan pembelajaran dan proses ekplorasi pengetahuan teknologi tidak berhenti di kelas.

Program Smart Generation (SmartGen) diinisiasi oleh Huawei pada 2017 sebagai salah satu sarana untuk mengembangkan dan membekali talenta muda Indonesia dengan pengetahuan berbasis teknologi informasi. Tahun lalu, Huawei bekerja sama dengan tujuh universitas terkemuka di Indonesia dalam melakukan berbagai kegiatan seperti Technology Day, Experience Day, serta berbagai bentuk pelatihan lainnya.

Tahun ini program SmartGen diperluas dengan sasaran penerima manfaat sebanyak 1.000 siswa SMK yang berasal dari 12 SMK di 10 kota di Indonesia (Program SmartGen Penyelarasan SMK dan Dunia Kerja), 300 siswa di satuan lingkungan pendidikan LP Ma’arif NU (Program SmartGen : Smart Community), serta program untuk universitas yang akan dilakukan pada semester II tahun 2018.

Huawei Indonesia senantiasa berkomitmen dalam meningkatkan kapasitas tenaga kerja Indonesia dengan menawarkan berbagai program pelatihan seperti Huawei Experience Day, Huawei Tech Day, program pelatihan bersertifikat, serta program Seeds for the Future. Hingga saat ini tercatat Huawei Indonesia telah memberikan pelatihan bagi sedikitnya 12.000 tenaga ahli TIK dan pelatihan serta alih pengetahuan bagi lebih dari 3.000 siswa.[wt]

Baja Juga

News Feed

Survei: Muslimah Dinilai Lebih Mendukung Kebebasan Beragama

Tue, 27 Mar 2018 01:12:07am

Jakarta - Muslimah Indonesia disurvei soal pandangan toleransinya. Dibanding muslim, ternyata muslimah lebih unggul dalam beberapa aspek soal...

Survei: Mayoritas Muslim Indonesia Antiormas Radikal, yang Pro 9%

Tue, 27 Mar 2018 01:12:04am

Jakarta - Survei nasional menunjukkan muslim Indonesia tak suka terhadap ormas radikal. Bahkan jumlah mereka lebih dari setengah responden. Ini...

Poltracking: Elektabilitas PDIP Tertinggi, Diikuti Gerindra-Golkar

Tue, 27 Mar 2018 01:12:02am

Jakarta - Survei nasional yang diadakan Poltracking Indonesia menunjukkan mayoritas responden memilih PDIP bila Pemilu Legislatif digelar saat ini....

Survei Poltracking: AHY Cawapres Terkuat untuk Jokowi Maupun Prabowo

Tue, 27 Mar 2018 01:11:59am

Jakarta - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi kandidat calon wakil presiden dengan elektabilitas tertinggi. AHY mengungguli nama-nama lain, tak...

Poltracking: Jokowi dan Prabowo Capres Terkuat, Pertarungan di Cawapres

Tue, 27 Mar 2018 01:01:23am

Jakarta - Hingga saat ini, hanya ada 2 nama kandidat calon presiden 2019 yang disebut memiliki tingkat keterpilihan yang mumpuni. Dua kandidat capres...

Tiga Nama yang Diprediksi Bersaing Ketat Jadi Cawapres 2019

Tue, 27 Mar 2018 01:01:20am

JAKARTA, KOMPAS.com — Bila nama calon presiden 2019 mencuat kepada dua nama yakni, Jokowi dan Prabowo, lain halnya dengan calon wakil...

Survei Kompas: Elektabilitas Deddy-Dedi Salip Ridwan Kamil-Uu

Tue, 27 Mar 2018 01:01:17am

Bandung - Pasangan Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi (DM4) memuncaki hasil survei elektabilitas terbaru Pilgub Jabar. Elektabilitas Deddy - Dedi mencapai...

Survei “Kompas”: Pilkada Jatim, Elektabilitas Khofifah dan Gus Ipul Hanya Selisih 0,5 Persen

Tue, 27 Mar 2018 01:01:15am

KOMPAS.com — Jelang Pilkada Jawa Timur 2018, persaingan dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di daerah ini kian ketat. Hasil...

Survei Poltracking: Khofifah-Emil 42,4%, Gus Ipul-Puti 35,8%

Tue, 27 Mar 2018 01:01:11am

Jakarta - Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terhadap calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Jatim 2018. Hasilnya, pasangan...

Survei Polmark Indonesia: Pilkada Jatim, Gus Ipul Raih 42,7 Persen, Khofifah 27,2 Persen

Tue, 27 Mar 2018 12:48:39am

  SURABAYA, KOMPAS.com — Polmark Indonesia merilis hasil survei Pilkada Jatim 2018 di Surabaya, Rabu (14/3/2018). Elektabilitas pasangan...